Prabowo Minta Menkeu Ajukan Utang ke China untuk MBG

  • Hoaks

Di tengah isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebuah unggahan di akun X “gumpanggi” pada 15 Oktober 2026 menyebarkan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk mengajukan utang kepada China sebesar Rp300 triliun. Dana tersebut disebut-sebut akan digunakan khusus untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya lebih berkualitas. Unggahan itu mengaitkan kebutuhan pendanaan MBG dengan pinjaman luar negeri dalam jumlah besar, tetapi tidak menyertakan bukti atau sumber resmi yang mendukung klaim tersebut.

Angka anggaran MBG yang tercatat dalam laporan pemerintah tidak menunjukkan adanya pinjaman khusus dari China sebesar Rp300 triliun. Menurut laporan Tirto pada 9 Oktober 2026, anggaran MBG tahun 2026 telah disesuaikan dari Rp268 triliun menjadi Rp218,77 triliun setelah efisiensi. Hingga 30 September 2026, realisasi anggarannya mencapai Rp153,19 triliun, dengan sisa sekitar Rp65,58 triliun. Suahasil Nazara memang menyampaikan bahwa alokasi anggaran MBG akan disesuaikan dengan kebutuhan program dan perbaikan tata kelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, pernyataan tersebut tidak menyebut pengajuan utang kepada China. Penelusuran TurnBackHoax juga tidak menemukan pemberitaan kredibel maupun informasi resmi yang membuktikan adanya perintah Prabowo untuk mengajukan pinjaman tersebut. Kesimpulannya, klaim bahwa Prabowo memerintahkan pengajuan utang Rp300 triliun kepada China untuk mendanai MBG merupakan konten palsu (fabricated content).