Bahlil Umumkan Harga Pertamax Turun Jadi Rp 10.500
Media sosial diramaikan oleh unggahan yang mengeklaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan penurunan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp 10.500 per liter mulai keesokan harinya. Klaim tersebut disertai narasi bahwa harga minyak dunia sedang turun seiring membaiknya situasi geopolitik internasional, sehingga harga Pertamax disebut akan ikut mengalami penurunan signifikan.
Fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa informasi tersebut berasal dari konten satire yang diunggah di media sosial dengan keterangan "Mimpi Basah WNI", yang menggambarkan harapan masyarakat terhadap turunnya harga Pertamax. Namun, saat disebarkan ulang di berbagai platform, konteks satire tersebut dihilangkan sehingga menimbulkan kesan seolah-olah merupakan pernyataan resmi dari Menteri ESDM. Dalam konferensi pers pada 11 Juni 2026, Bahlil tidak pernah mengumumkan penurunan harga Pertamax menjadi Rp 10.500 per liter. Hingga 17 Juni 2026, PT Pertamina Patra Niaga juga belum mengeluarkan pengumuman mengenai perubahan harga terbaru, sehingga harga Pertamax masih mengacu pada penyesuaian per 10 Juni 2026, yakni Rp 16.250 per liter. Kesimpulannya, klaim bahwa Bahlil mengumumkan harga Pertamax turun menjadi Rp 10.500 per liter adalah hoaks yang berasal dari konten satire dan kemudian disalahartikan sebagai informasi faktual.