Prabowo Marah Foto Gibran Diturunkan Politikus PDIP
Sebuah unggahan di Facebook pada 9 Oktober 2026 mengklaim Presiden Prabowo Subianto marah besar setelah foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diturunkan oleh politikus PDI Perjuangan. Unggahan tersebut menampilkan foto Prabowo bersama Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan seorang pria yang disebut sebagai kader PDIP, disertai tulisan “Prabowo Marah?”, “Kasi paham orang itu!” serta narasi bahwa Kapolri turun tangan menyikapi penurunan foto tersebut. Sosok yang dimaksud adalah Rojab Asy'ari, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, yang menurunkan foto Gibran di ruang kerjanya setelah putusan Mahkamah Konstitusi terkait polemik ijazah Gibran.
Klaim tersebut salah dan menyesatkan (false and misleading). Hasil penelusuran tidak menemukan pemberitaan kredibel yang membuktikan bahwa Presiden Prabowo marah besar atau memerintahkan Kapolri menindaklanjuti penurunan foto Gibran. Rojab Asy'ari sendiri menjelaskan bahwa tindakannya merupakan sikap politik pribadi dan penurunan foto tersebut hanya bersifat sementara di ruang kerjanya. Tanggapan pemerintah disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi (Bakom), Syahganda Nainggolan, yang mengkritik tindakan penurunan foto oleh anggota DPRD, tetapi menegaskan bahwa pemerintah menghormati proses hukum dan Presiden tidak akan mengintervensi putusan MK. Kesimpulannya, tidak ada bukti bahwa Prabowo marah besar atau memerintahkan Kapolri turun tangan terkait penurunan foto Gibran.