Panas El Nino Berkaitan dengan Gelombang Frekuensi HAARP

  • Hoaks

Sebuah video di Instagram mengklaim fenomena El Niño yang menyebabkan suhu panas di Indonesia berkaitan dengan gelombang frekuensi dari HAARP (High-frequency Active Auroral Research Program). Dalam video tersebut, Dharma Pongrekun menyamakan cara kerja HAARP dengan microwave dan menyebut gelombang tersebut dapat memengaruhi panas serta kondisi cuaca. Unggahan itu kemudian ramai dibagikan dan hingga 23 September 2026 telah mendapat lebih dari 10.000 tanda suka.

Klaim tersebut salah dan merupakan konten menyesatkan. El Niño merupakan fenomena alam yang terjadi akibat perubahan pola sirkulasi atmosfer dan laut, termasuk melemahnya angin pasat yang menyebabkan air hangat menumpuk di wilayah timur Pasifik tropis. Sementara itu, HAARP merupakan fasilitas penelitian yang mempelajari ionosfer, yaitu lapisan atmosfer jauh di atas troposfer, dan gelombang radio yang digunakan HAARP tidak berinteraksi dengan lapisan atmosfer tempat sebagian besar cuaca terjadi. Para ilmuwan yang diwawancarai AFP juga menyatakan tidak ada bukti maupun mekanisme fisik yang menghubungkan gelombang HAARP dengan El Niño. Kesimpulannya, panas akibat El Niño tidak disebabkan atau dikendalikan oleh gelombang HAARP.