Airlangga Sebut Saldo BSI-BRI dari Pemerintah Tidak Bisa Diambil
Sebuah unggahan di media sosial mengklaim Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan saldo awal yang diberikan pemerintah pada rekening BRI dan BSI tidak boleh diambil dan akan berlaku seumur hidup. Narasi tersebut beredar setelah pemerintah merencanakan pembukaan rekening perbankan bagi masyarakat untuk mendukung penyaluran berbagai program pemerintah. Dalam unggahan itu, saldo awal dari pemerintah disebut tidak dapat ditarik oleh pemilik rekening.
Klaim tersebut hoaks. Pemerintah memang tengah menyiapkan program pembukaan rekening bagi masyarakat melalui BRI dan BSI, dengan saldo awal sekitar Rp50.000 hingga Rp80.000 yang bersumber dari APBN. Namun, saldo tersebut dapat ditarik sepenuhnya oleh pemilik rekening. Airlangga Hartarto juga telah memastikan bahwa uang yang diberikan pemerintah tersebut bisa diambil. Saat ini, pemerintah masih membahas mekanisme program tersebut bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Kesimpulannya, tidak benar saldo awal dari pemerintah pada rekening BRI dan BSI tidak boleh diambil atau berlaku seumur hidup.