Wabah Virus Besar Terjadi Setiap Enam Tahun
Sebuah video di Instagram menarasikan bahwa kemunculan wabah virus di dunia terjadi secara teratur setiap enam tahun sekali dan disebut sebagai bagian dari skenario yang sengaja dirancang oleh kelompok tertentu. Dalam video itu, pengunggah mencocokkan sejumlah wabah seperti SARS pada 2002, flu babi pada 2008, Ebola pada 2014, Covid-19 pada 2020, hingga hantavirus pada 2026 untuk membangun kesan adanya pola pandemi berkala yang telah direncanakan sebelumnya. Narasi tersebut kemudian mengarahkan opini bahwa pandemi bukan kejadian alamiah, melainkan agenda global yang sengaja diciptakan untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat.
Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa wabah virus muncul setiap enam tahun sekali. Epidemiolog menjelaskan bahwa kemunculan wabah dipengaruhi banyak faktor seperti perubahan lingkungan, interaksi manusia dengan hewan, mutasi virus, mobilitas global, hingga kondisi kesehatan masyarakat, sehingga rentang waktunya sangat bervariasi dan tidak mengikuti pola tetap. Sejarah epidemi juga menunjukkan banyak wabah muncul dalam interval berbeda-beda, bahkan beberapa virus seperti Ebola dan hantavirus sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Klaim pola “enam tahunan” hanya dibuat dengan memilih beberapa contoh wabah tertentu sambil mengabaikan banyak wabah lain yang tidak sesuai pola. Kesimpulannya, unggahan tersebut merupakan hoaks karena menyajikan kesimpulan menyesatkan tanpa dasar ilmiah yang valid.