Vaksinasi Bagian dari Agenda Transhumanisme

  • Hoaks

Sejumlah unggahan di Facebook mengaitkan program vaksinasi pemerintah Indonesia pada Agustus–Desember 2026 dengan agenda transhumanisme. Narasi tersebut mengeklaim vaksin, termasuk vaksin COVID-19 dan vaksin berbasis mRNA, sengaja digunakan untuk mengubah genetik serta DNA manusia. Bahkan, beberapa unggahan menyebut vaksin mengandung nanobot atau chip yang dapat membuat manusia mengalami perubahan biologis dan menjadi “transhuman”.

Vaksinasi tidak berkaitan dengan agenda transhumanisme dan tidak mengubah DNA manusia. Tujuan imunisasi adalah melatih sistem kekebalan tubuh agar mampu mengenali dan melawan penyakit. Pada vaksin mRNA, materi tersebut bekerja di sitoplasma sel dan akan diurai melalui mekanisme alami tubuh, bukan masuk ke inti sel tempat DNA berada. Peneliti juga menegaskan vaksin tidak mengandung chip atau perangkat elektronik yang dapat mengubah genetik manusia. Kesimpulannya, klaim bahwa program vaksinasi merupakan bagian dari agenda transhumanisme atau vaksin mengandung nanobot maupun chip untuk mengubah genetik manusia adalah keliru.