Tautan Klaim "Bantuan Subsidi Pemerintah" 2026
Sebuah unggahan Facebook menawarkan “Bantuan Subsidi Tahun 2026” dan menyebut masyarakat dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan berbagai subsidi, mulai dari pangan, LPG, BBM, transportasi, kesehatan, hingga pendidikan. Unggahan tersebut meminta masyarakat segera melakukan pendaftaran karena kuota disebut terbatas dan mencantumkan tautan untuk mengakses formulir pendaftaran.
Tautan yang dicantumkan dalam unggahan bukan merupakan saluran resmi pemerintah. Saat diakses, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke formulir yang meminta nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif, kemudian meminta kode verifikasi untuk masuk ke akun Telegram. Pola tersebut mengindikasikan modus phishing atau pencurian data. Kemensos juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada akun atau tautan yang mengatasnamakan pemerintah serta selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi. Kesimpulannya, unggahan yang menawarkan pendaftaran “Bantuan Subsidi Pemerintah 2026” melalui tautan tersebut merupakan konten palsu dan berpotensi menjadi sarana penipuan atau pencurian data.