Rupiah Sengaja Dilemahkan Agar Rakyat Miskin
Sebuah unggahan di platform Facebook mengklaim bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat merupakan tindakan yang disengaja. Dalam narasi tersebut disebutkan bahwa kondisi ini bertujuan agar Indonesia mudah dijajah, dibebani utang, dan terus dieksploitasi sumber dayanya. Rakyat pun diklaim sengaja dimiskinkan dan dibodohi. Unggahan ini hanya menyertakan tangkapan layar kurs USD/IDR di angka Rp18.001 sebagai dasar klaim, tanpa konteks ekonomi maupun rujukan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim tersebut dinyatakan tidak benar dan menyesatkan. Pelemahan rupiah disebabkan oleh kombinasi tekanan eksternal dan internal yang bersifat struktural. Dari sisi global, konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat mendorong kenaikan harga minyak sekaligus meningkatkan permintaan terhadap dolar AS. Dari sisi domestik, keluarnya modal asing dari pasar saham serta penghapusan sejumlah emiten Indonesia dari indeks MSCI turut memperburuk sentimen pasar. Ekonom Universitas Gadjah Mada, Denni Puspa Purbasari, menegaskan bahwa klaim pelemahan rupiah yang disengaja justru bertentangan dengan mandat resmi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.