Pigai Dukung Koruptor Boleh Hidup Tenang-Tolak Hukuman Mati
Sejumlah unggahan di media sosial mencatut nama Menteri HAM Natalius Pigai dengan berbagai pernyataan kontroversial, seperti klaim bahwa hukuman mati bagi koruptor melanggar HAM, koruptor berhak hidup layak dan tenang, hingga narasi yang menyebut penangkapan pejabat tertentu merupakan pelanggaran HAM. Unggahan tersebut disertai foto Pigai sehingga menimbulkan kesan bahwa pernyataan tersebut benar-benar disampaikan olehnya.
Kementerian HAM menegaskan bahwa seluruh narasi yang beredar tersebut adalah hoaks dan bukan pernyataan resmi Menteri HAM maupun Kementerian HAM. Natalius Pigai secara langsung membantah pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang diklaim dalam unggahan-unggahan tersebut. Kementerian HAM juga telah memberi label hoaks pada sejumlah konten yang mencatut nama Pigai serta mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Kesimpulannya, berbagai unggahan yang mengatasnamakan Natalius Pigai terkait hukuman mati, koruptor, maupun isu pelanggaran HAM merupakan informasi palsu yang tidak memiliki dasar fakta.