Narasi Indonesia Kendalikan Harga Beras Dunia
Sebuah video animasi yang beredar di media sosial menyebut Indonesia kini memegang kendali atas harga beras dunia setelah menghentikan impor beras mulai 2025. Dalam narasi tersebut, keputusan Indonesia disebut membuat negara eksportir utama seperti Thailand dan Vietnam kehilangan pasar sehingga terpaksa menurunkan harga beras. Video itu juga menggambarkan bahwa posisi Indonesia telah berubah dari negara yang bergantung pada impor menjadi penentu arah perdagangan beras global.
Data perdagangan beras dunia menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara yang menentukan harga beras global. Pasar beras internasional masih didominasi oleh negara-negara eksportir utama seperti India, Thailand, dan Vietnam, sementara Indonesia lebih dikenal sebagai negara produsen sekaligus importir pada periode tertentu. Para ahli ekonomi menjelaskan bahwa penurunan harga beras dunia pada 2025–2026 lebih dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan global, terutama setelah India kembali membuka ekspor beras yang sebelumnya dibatasi. Faktor lain seperti kondisi produksi dunia dan melemahnya permintaan impor dari sejumlah negara juga turut memengaruhi harga. Kesimpulannya, klaim bahwa Indonesia memegang kendali atas harga beras dunia dan menjadi penyebab utama turunnya harga beras global adalah narasi yang menyesatkan dan tidak didukung oleh data perdagangan internasional.