Menkes Mark Up Anggaran Alkes hingga Rp30 Miliar

  • Hoaks

Sebuah unggahan viral di media sosial mengeklaim Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan penggelembungan anggaran pengadaan alat kesehatan hingga Rp30 miliar untuk layanan hemodialisis (HD) di RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Lampung. Klaim tersebut muncul setelah Menkes menyampaikan angka Rp30 miliar saat berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian rumah sakit tersebut.

Penjelasan Kementerian Kesehatan menyebut bahwa angka Rp30 miliar bukan merupakan anggaran khusus untuk layanan hemodialisis, melainkan nilai bantuan pengadaan berbagai alat kesehatan canggih bagi setiap RSUD yang masuk dalam Program Hasil Cepat Terbaik (Quick Win) melalui SIHREN. RSUD KH Muhammad Thohir Krui sendiri menerima bantuan alat kesehatan canggih sekitar Rp31,7 miliar, ditambah alat kesehatan dasar sekitar Rp25 miliar, sehingga total dukungan mencapai sekitar Rp56,7 miliar untuk berbagai kebutuhan layanan rumah sakit. Kesimpulannya, narasi yang menyebut Menkes melakukan mark up anggaran alat kesehatan hingga Rp30 miliar adalah hoaks karena salah menafsirkan nilai total bantuan pengadaan alat kesehatan sebagai anggaran untuk satu layanan saja.