Klaim Cypri Dale Akui Film Pesta Babi Didanai Asing
Poster yang beredar di Instagram mengeklaim sutradara film dokumenter Pesta Babi, Cypri Paju Dale, mengakui bahwa film tersebut didanai oleh pihak asing atau “negara besar”. Narasi ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah kegiatan nonton bareng film Pesta Babi dibubarkan aparat di beberapa daerah. Unggahan itu bahkan mencatut pernyataan seolah-olah Cypri mengaku menerima dukungan dana dalam jumlah besar dari luar negeri untuk memproduksi film tersebut.
Namun, hasil penelusuran Tempo menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Cypri Paju Dale menegaskan dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti yang beredar di media sosial. Ia menjelaskan bahwa film Pesta Babi diproduksi secara kolaboratif bersama sejumlah individu dan lembaga di Indonesia melalui kontribusi tenaga, riset, peralatan, hingga pendanaan gotong royong. Sutradara Dandhy Dwi Laksono juga menyatakan bahwa sebagian besar dukungan diberikan dalam bentuk kerja sukarela dan bantuan nonfinansial. Hingga kini, tidak ditemukan bukti kredibel yang menunjukkan bahwa film dokumenter tersebut merupakan proyek pendanaan pemerintah asing atau operasi pihak luar negeri. Dengan demikian, narasi yang beredar dinyatakan keliru.