Kejagung Dibakar Demonstran pada 22 Juli 2026
Sebuah unggahan di media sosial menampilkan video yang diklaim sebagai aksi demonstrasi pada 22 Juli 2026 di depan Gedung Kejaksaan Agung. Unggahan tersebut menyebut jutaan mahasiswa dan masyarakat melakukan aksi yang berakhir ricuh hingga menghancurkan dan membakar Gedung Kejaksaan Agung, serta disertai narasi bahwa demonstrasi dipicu tuntutan agar eks Jampidsus Febrie Adriansyah diadili.
Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada bukti bahwa Gedung Kejaksaan Agung dibakar oleh massa demonstrasi. Aksi unjuk rasa pada 22 Juli 2026 memang sempat diwarnai kericuhan, saling dorong antara massa dan aparat, serta pembakaran ban di depan gerbang Kejaksaan Agung yang kemudian dipadamkan oleh petugas. Kementerian Komunikasi dan Digital juga menegaskan bahwa narasi mengenai pembakaran Gedung Kejaksaan Agung adalah hoaks. Kesimpulannya, klaim yang menyebut demonstran membakar Gedung Kejaksaan Agung merupakan informasi yang salah dan menyesatkan (false and misleading).