Hanta Virus Bagian Dari Agenda PBB 2030

  • Hoaks

Sebuah video di Instagram menampilkan mantan pejabat kepolisian Dharma Pongrekun dalam sebuah siniar yang membahas kemunculan hantavirus. Dalam video tersebut disebutkan bahwa hantavirus bukan sekadar penyakit biasa, melainkan bagian dari agenda global yang dikaitkan dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2030. Narasi itu menyebut wabah penyakit sengaja dimunculkan untuk menciptakan ketakutan massal, mengurangi populasi manusia, hingga mengendalikan masyarakat melalui krisis kesehatan. Unggahan tersebut juga menghubungkan hantavirus dengan teori konspirasi “New World Order” dan agenda tersembunyi elite dunia.

Berdasarkan penelusuran dan keterangan para ahli, klaim bahwa hantavirus merupakan bagian dari agenda rahasia PBB 2030 tidak benar. Epidemiolog dari Heidelberg Institute of Global Health Germany, Melani Ratih Mahanani, menjelaskan bahwa Agenda 2030 PBB atau Sustainable Development Goals (SDGs) berisi target pembangunan global seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan, tanpa ada kaitan dengan penyebaran penyakit ataupun depopulasi manusia. Pakar kesehatan masyarakat Dicky Budiman juga menegaskan bahwa hantavirus bukan virus baru karena telah dikenal sejak tahun 1950-an, sementara kemunculan kasusnya dipengaruhi faktor lingkungan seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan meningkatnya kontak manusia dengan hewan pengerat pembawa virus. Narasi yang menghubungkan hantavirus dengan agenda global dinilai hanya pengulangan teori konspirasi lama yang tidak didukung bukti ilmiah. Klaim bahwa hantavirus merupakan bagian dari agenda PBB 2030 adalah hoaks.