Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan Lumajang Hingga 13 Kilometer
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pagi. Berdasarkan laporan pemantauan, aktivitas erupsi tercatat melalui seismograf dan masyarakat di sekitar kawasan Semeru diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya vulkanik. Gunung Semeru sendiri masih berada pada Status Level III (Siaga), dengan sejumlah kawasan yang perlu dihindari, terutama sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak, serta menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai di sepanjang kawasan tersebut karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer. Selain itu, aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Semeru juga harus dihindari karena rawan lontaran batu pijar. Masyarakat juga perlu mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Masyarakat diimbau mematuhi rekomendasi PVMBG dan terus mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Semeru.