Foto dan Video Semburan Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta
Dua konten di media sosial diklaim sebagai dampak semburan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jakarta setelah gunung di Selat Sunda tersebut erupsi pada 4–6 September 2026. Konten pertama memperlihatkan semburan seperti debu atau asap yang muncul dari bawah tanah di kawasan pertokoan, sedangkan konten kedua menampilkan dua mobil yang tertutup debu tebal. Kedua konten tersebut kemudian dikaitkan dengan abu vulkanik yang disebut telah mencapai wilayah Jakarta.
Klaim tersebut menyesatkan karena kedua konten tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Konten pertama sebenarnya memperlihatkan asap yang muncul di kawasan pertokoan Jalan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 6 September 2026. Asap tersebut berasal dari kebakaran saluran listrik bawah tanah akibat korsleting gardu PLN, bukan semburan abu vulkanik. Sementara itu, foto dua mobil yang dipenuhi debu merupakan dokumentasi erupsi Gunung Kelud pada 2014 di Kota Yogyakarta dan pernah diunggah oleh mendiang Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pada 14 Februari 2014. Verifikasi lokasi juga menunjukkan foto tersebut diambil di Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta. Kesimpulannya, kedua konten tersebut bukan bukti abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mencapai Jakarta.