Fenomena Langit Merah di NTT setelah Gempa Bumi

  • Hoaks

Sebuah video yang memperlihatkan langit berwarna merah pekat dibagikan di media sosial dengan narasi bahwa fenomena tersebut terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Video yang diunggah pada 17 Agustus 2026 itu memperlihatkan suasana gelap dengan langit berwarna merah tua serta lampu-lampu permukiman yang menyala. Unggahan tersebut kemudian dikaitkan dengan kondisi NTT pascagempa.

Video tersebut ternyata tidak direkam di NTT. Penelusuran melalui pencarian gambar terbalik menemukan video serupa yang telah diunggah sejumlah akun media sosial dan media internasional, dengan lokasi kejadian di Kolombia. Fenomena langit merah tersebut terjadi di sekitar Galeras, Sucre, beberapa hari setelah gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus 2026. Fenomena atmosferik itu dijelaskan berkaitan dengan hamburan sinar matahari, bukan pertanda aktivitas gempa. Sementara itu, gempa magnitudo 7,7 memang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026, tetapi tidak ada bukti bahwa video langit merah tersebut terjadi di wilayah NTT. Kesimpulannya, video langit merah yang diklaim terjadi di NTT setelah gempa merupakan konten yang salah konteks.