70 Persen Pegawai Kemensos Terlibat Judol
Sebuah unggahan di X mengklaim sebanyak 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) di pusat maupun daerah terindikasi terlibat transaksi judi online, atau disebut setara dengan 70 persen dari seluruh pegawai Kemensos. Unggahan tersebut menggunakan foto Menteri Sosial dan Gedung Kemensos sehingga memberikan kesan bahwa sebagian besar pegawai di kementerian tersebut terlibat dalam aktivitas judi online.
Informasi tersebut tidak benar atau menyesatkan. Kemensos melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Devi Deliani, menjelaskan bahwa angka lebih dari 70 persen bukan merujuk pada 70 persen dari seluruh pegawai Kemensos. Persentase tersebut merujuk pada pegawai yang sebelumnya terindikasi berdasarkan Laporan Hasil Analisis PPATK, kemudian mengakui pernah terlibat judi online saat dilakukan klarifikasi. Dengan demikian, angka tersebut tidak dapat diartikan bahwa 70 persen pegawai Kemensos terlibat judi online. Kemensos juga masih melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap alur transaksi, termasuk menelusuri kemungkinan adanya penyalahgunaan dana kedinasan oleh oknum pegawai. Kesimpulannya, klaim bahwa 1.900 pegawai Kemensos atau 70 persen dari seluruh pegawai terlibat judi online adalah informasi yang salah dan menyesatkan.