500 Juta Anak Kekurangan Gizi Usai MBG Diliburkan

  • Hoaks

Sebuah unggahan di Facebook mengeklaim bahwa sejak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diliburkan, tercatat sebanyak 500 juta anak mengalami kekurangan gizi. Klaim tersebut disertai narasi singkat yang menyiratkan bahwa penghentian sementara layanan MBG menjadi penyebab melonjaknya jumlah anak yang mengalami kekurangan gizi.

Faktanya, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang valid. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia hanya sekitar 287 juta jiwa, sedangkan penduduk berusia 0–19 tahun sekitar 88 juta jiwa, sehingga angka 500 juta anak jelas tidak masuk akal. Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) memang melakukan penyesuaian operasional Program MBG selama masa libur berdasarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026, namun tidak ada data resmi yang menyebut jutaan anak mengalami kekurangan gizi akibat kebijakan tersebut. Kesimpulannya, klaim bahwa 500 juta anak kekurangan gizi setelah Program MBG diliburkan adalah konten palsu dan tidak didukung oleh data resmi.