Wabah Hantavirus adalah Bisnis Vaksin yang Sudah Disiapkan
Beredar unggahan di Facebook yang menarasikan bahwa wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius sengaja dimunculkan untuk kepentingan bisnis vaksin. Narasi tersebut menuding vaksin hantavirus sebenarnya sudah disiapkan sejak beberapa tahun lalu, lalu wabahnya baru diberitakan pada 2026 untuk menciptakan ketakutan publik. Unggahan itu juga menggiring opini bahwa pandemi dan vaksin hanyalah alat bisnis, bahkan menyebut masyarakat dijadikan “kelinci percobaan” demi keuntungan pihak tertentu.
Faktanya, klaim bahwa wabah hantavirus sengaja dibuat untuk bisnis vaksin tidak benar. World Health Organization menegaskan bahwa hantavirus berbeda dengan Covid-19 dan memiliki risiko rendah menjadi pandemi global. Hantavirus sendiri bukan penyakit baru, karena kasusnya sudah dikenal sejak lama dan di Indonesia telah tercatat sejak 1991. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada teori konspirasi terkait hantavirus. Hingga saat ini belum ada vaksin hantavirus yang beredar untuk masyarakat umum. Penelitian vaksin yang dikembangkan perusahaan farmasi masih berada pada tahap praklinis atau pengujian awal pada hewan, sehingga belum dapat digunakan pada manusia. Pemerintah mengingatkan bahwa pencegahan utama tetap dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari paparan tikus pembawa virus. Konten ini termasuk hoaks karena menyebarkan teori konspirasi tanpa bukti ilmiah dan menggiring opini publik bahwa wabah hantavirus sengaja dibuat untuk kepentingan bisnis vaksin.