Purbaya dipecat Karena Bongkar Kerugian BUMN
Sebuah video di media sosial menampilkan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut akan membongkar kerugian sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti PLN, Pertamina, dan Garuda Indonesia. Video tersebut kemudian dikaitkan dengan pencopotan Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2026, seolah-olah pernyataan tersebut menjadi alasan dirinya diberhentikan. Dalam video, Purbaya terdengar mengatakan akan membongkar persoalan kerugian BUMN dan mengaitkannya dengan kondisi perusahaan-perusahaan tersebut.
Klaim tersebut hoaks dan merupakan konten manipulatif berbasis AI (deepfake). Kementerian Keuangan melalui PPID telah membantah video tersebut dan menyatakan bahwa rekaman yang menampilkan Purbaya membongkar kerugian BUMN merupakan video hoaks. Hasil pemeriksaan menggunakan Hive Moderation menunjukkan suara dalam video memiliki probabilitas 99,2 persen dibuat oleh AI, sementara TruthScan mengidentifikasinya sebagai suara AI generatif dengan probabilitas 99 persen. Video tersebut sebenarnya berasal dari klip Purbaya yang diunggah akun Instagram @menkeuri pada 8 November 2025 saat menyampaikan motivasi terkait target penerimaan pajak. Cuplikan asli kemudian dimanipulasi menggunakan AI sehingga seolah-olah Purbaya menyampaikan pernyataan mengenai kerugian BUMN. Kesimpulannya, video Purbaya yang disebut ingin membongkar kerugian BUMN bukan pernyataan asli, melainkan hasil manipulasi AI.