Pigai Sebut Penembakan ASN oleh KKB Tidak Melanggar HAM

  • Hoaks

Sebuah unggahan di Facebook mengklaim Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut penembakan aparatur sipil negara (ASN) oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Wamena tidak melanggar HAM karena KKB dianggap sedang mempertahankan haknya. Narasi tersebut menggunakan foto Pigai dan mempertanyakan apakah tindakan penembakan terhadap ASN dapat dibenarkan dengan alasan memperjuangkan hak. Klaim serupa juga ditemukan di sejumlah akun media sosial lainnya.

Klaim tersebut hoaks. Tidak ditemukan bukti bahwa Natalius Pigai pernah menyampaikan pernyataan tersebut. Dalam keterangannya kepada Tirto pada 10 September 2026 terkait penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, Pigai justru meminta pelaku penembakan terhadap warga sipil dicari dan diproses secara hukum. Kementerian HAM juga menegaskan bahwa pembunuhan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dan secara khusus membantah narasi yang mengatasnamakan Pigai tersebut. Kementerian HAM memastikan pernyataan bahwa penembakan ASN oleh KKB tidak melanggar HAM karena KKB mempertahankan haknya tidak pernah disampaikan Pigai, baik dalam forum resmi maupun komunikasi publik lainnya. Kesimpulannya, klaim bahwa Natalius Pigai membenarkan penembakan ASN oleh KKB dengan alasan mempertahankan hak adalah hoaks.