Jargas 7.363 Rumah di Menganti Gresik Rampung, Dorong Efisiensi Energi

  • Fakta

Pipa jaringan gas bumi (jargas) kini telah menjangkau 7.363 sambungan rumah (SR) di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Jaringan tersebut tersebar di enam desa, yaitu Domas, Bringkang, Boteng, Putatlor, Gadingwatu, dan Sidojangkung. Pembangunan jaringan telah rampung dan saat ini tinggal menunggu tahap pengoperasian. Kehadiran jargas diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pasokan energi yang lebih praktis sekaligus menekan pengeluaran dibandingkan penggunaan LPG tabung. Program ini juga menyasar kebutuhan energi pelaku UMKM di Menganti yang membutuhkan pasokan gas secara rutin untuk kegiatan produksi. Secara nasional, pembangunan jargas periode 2025–2026 ditargetkan mencapai 119.379 SR di 15 kabupaten/kota.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengatakan pembangunan jargas di Gresik merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Sejumlah persyaratan menuju pengoperasian, termasuk persetujuan lingkungan dan rekomendasi teknis, telah diselesaikan. Tahap berikutnya adalah memastikan badan usaha pengelola, perizinan niaga gas, kepastian pasokan, serta tarif yang akan dibebankan kepada masyarakat. Pemerintah berharap jargas tidak hanya memberikan manfaat bagi rumah tangga, tetapi juga membantu UMKM melalui pasokan energi yang lebih efisien. Kesimpulannya, pembangunan 7.363 sambungan jargas di Menganti telah memasuki tahap akhir dan kini menunggu kesiapan pengelolaan serta pengoperasian agar dapat dimanfaatkan masyarakat.