Alfamart Tutup 500 Gerai di Indonesia dan Pindah ke Filipina
Media sosial diramaikan oleh unggahan yang menyebut Alfamart menutup 500 gerainya di Indonesia dan mulai memindahkan 2.400 gerai ke Filipina. Narasi tersebut dikaitkan dengan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dan bahkan disertai klaim bahwa keputusan tersebut menyebabkan PHK besar-besaran. Unggahan itu juga menampilkan foto yang diklaim sebagai bukti ekspansi Alfamart ke Filipina setelah mengurangi operasionalnya di Indonesia.
Fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Foto yang digunakan dalam unggahan merupakan dokumentasi peresmian gerai Alfamart ke-2.000 di Filipina pada Juni 2024, sementara ekspansi Alfamart di negara tersebut telah berlangsung sejak 2014. Adapun penutupan sekitar 500 gerai di Indonesia terjadi secara bertahap pada periode 2024–2025 karena pertimbangan bisnis, terutama tingginya biaya sewa dan perubahan strategi pemegang waralaba, bukan karena Koperasi Desa Merah Putih. Manajemen Alfamart juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada dampak material dari program tersebut terhadap operasional perusahaan. Kesimpulannya, klaim bahwa Alfamart menutup 500 gerai di Indonesia untuk memindahkan bisnisnya ke Filipina adalah narasi keliru yang menggabungkan dua peristiwa berbeda dan tidak saling berkaitan.